Sabtu, 27 Juli 2013

Kupumlan Puisi Senja 1


MENJELMA






Aku dapat mengeja detak jantungku , yang mulai pilu matakupun terasa linu menyaksikan derai embun yang telah bercerai  denagan Fajar ,,,
Aku terpauat bersama genangan terik yang menyetubuhi hujan ,,,,
Ku tak mampu menata hidup yang semakain runyam tertanam racun mendalam,
dugaan tentang dunia yang kian menggila ,,terpatahkan oleh senyuman rembualan dibalik Dini, ku ingin bertemu sesosok mawar yang menjelma melati menjelma anyelir yang menjelma rerumput yang menjelma hembusan angin dalam percik-percik cinta pada tumpukan awan  yang menjadi tempatku berbaring  menanti bintang dan mimpi ,,,
meski ku tak sangup lagi bersandiwaara  yang mengelbauhi jiwa ku yang tealah kosong tanpa waktu.

Asmara Setia Ningrum RA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar